RPP BERDIFERENSIASI DAN SOSIAL EMOSIONAL

 

PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR MURID 

BERDASARKAN KESIAPAN BELAJAR 

 

Materi: GARIS DAN SUDUT

Kelas : VII / Genap

 

Kompetensi Dasar : 

3.10  Menganalisis hubungan antar sudut sebagai akibat dari dua garis sejajar yang  dipotong oleh garis transversal.

4.10  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan antar sudut sebagai akibat dari dua garis sejajar yang dipotong oleh garis transversal.

 

Tujuan pembelajaran : 

Melalui pembelajaran berdiferensiasi, murid mampu menyajikan hasil pembelajaran tentang garis dan sudut serta mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan garis dan sudut.

 

Strategi Diferensiasi

A

B

C

Diferensiasi Konten

Murid yang telah memahami bagaimana menjelaskan, menentukan, mengidentifikasi, mencermati, mengidentifikasi perbandingan dan menganalisis garis dan sudut

Murid yang sebenarnya telah cukup memahami bagaimana menjelaskan, menentukan, mengidentifikasi, mencermati, mengidentifikasi perbandingan dan menganalisis garis dan sudut antara.

Murid yang masih kesulitan memahami bagaimana menjelaskan, menentukan, mengidentifikasi, mencermati, mengidentifikasi perbandingan dan menganalisis garis dan sudut

Diferensiasi Proses

Murid diminta mengerjakan soal tingkat tinggi kemudian diminta untuk bekerja secara mandiri kemudian saling memeriksa pekerjaan masing-masing

Murid menggunakan berbagai sumber belajar misalnya browsing di internet. Jika mengalami kesulitan, murid menerapkan strategi “3 before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung pada guru). Guru sesekali datang memfasilitasi untuk memastikan tidak ada miskonsepsi.

Murid akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang konsep garis dan sudut. Guru akan memberikan scaffolding dalam proses ini.

Diferensiasi Produk

Murid dibebaskan menentukan dan memilih membuat bentuk dan ukuran bangun datar yang sebangun dan kongruen. 

 

 

  

RPP PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN SOSIAL EMOSIONAL

 

Nama Sekolah             : SMP Negeri 1 Bantarkawung

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester            : VII/Genap

Materi Pokok              : Garis dan Sudut

Sub Materi Pokok        : 1. Mengamati kedudukan dua garis (sejajar, berimpit, berpotongan) dalam bentuk tabel.

2. Mengamati cara membagi garis menjadi beberapa bagian sama panjang.

3. Mengenal satuan sudut yang sering digunakan.

4. Mengamati hubungan antar sudut.

5. Menggunakan sifat-sifat sudut dan garis untuk menyelesaikan soal.

Alokasi Waktu            : 2 JP (2 x 40’)

 

A.  Kompetensi Dasar

3.10  Menganalisis hubungan antar sudut sebagai akibat dari dua garis sejajar yang  dipotong oleh garis transversal.

4.10  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan antar sudut sebagai akibat dari dua garis sejajar yang dipotong oleh garis transversal.

 

B.  Indikator Pencapaian Kompetensi

1.    Mengamati  tentang kedudukan dua garis (sejajar, berimpit, berpotongan) dalam bentuk tabel dan bagaimana cara membagi garis menjadi beberapa bagian sama panjang.

2.    Mengidentifikasi masalah tentang kedudukan dua garis (sejajar, berimpit, berpotongan) dalam bentuk tabel dan bagaimana cara membagi garis menjadi beberapa bagian sama panjang.

3.    Mengaplikasikan konsep tentang kedudukan dua garis (sejajar, berimpit, berpotongan) dalam bentuk tabel dan bagaimana cara membagi garis menjadi beberapa bagian sama panjang.

4.    Menyimpulkan bagaimana menyelesaikan masalah sudut yang berkaitan kedudukan dua garis.

 

C.  Tujuan Pembelajaran

1.    Setelah mengikuti proses pembelajaran melalui diskusi dan tanya jawab peserta didik dapat memahami tentang kedudukan dua garis (sejajar, berimpit, berpotongan) dalam bentuk tabel dan bagaimana cara membagi garis menjadi beberapa bagian sama panjang.

2.    Melalui unjuk kerja, peserta didik dapat mengaplikasikan konsep tentang kedudukan dua garis (sejajar, berimpit, berpotongan) dalam bentuk tabel dan bagaimana cara membagi garis menjadi beberapa bagian sama panjang.

3.    Melalui metode praktik dan wawancara secara langsung murid dapat menyimpulkan bagaimana menyelesaikan masalah sudut yang berkaitan kedudukan dua garis.

 

D.  Media dan Bahan

1)   Media    : Media audiovisual yang berkaitan kedudukan dua garis (sejajar, berimpit, berpotongan) dan LKS (terlampir)

2)   Bahan    : Android, PPT/MS Word (terlampir)

 

E.  Sumber Belajar

Buku pegangan guru, buku pegangan peserta didik, hand out, lingkungan, dan internet.

 

F.   Kegiatan Belajar

Pendahuluan

·       Guru melakukan pembukaan salam pembuka dan berdoa bersama untuk memulai pelajaran. (Kesadaran diri-Rutin)

·       Guru mengucapkan Sapaan Humanis di awal pembelajaran (Pengelolaan diri-mengelola emosi dan fokus).

·       Guru menanyakan kesehatan murid untuk mengisi dan untuk mengisi presensi.

·       Guru menyampaikan tujuan pembelajrran yang ingin dicapai.

·       Guru memberikan motivasi pada murid untuk tetap semangat.

 

Kegiatan Inti

·      Guru memberikan materi Garis dan Sudut berupa file MS Word pada WA grup kelas matematika. (Diferensiasi konten)

·      Murid membaca dan mengamati materi pada file MS Word  kemudian menyebutkan dan menuliskan jenis-jenis garis dan sudut melalui pertanyaan acak yang diutarakan oleh guru. (Diferensiasi proses).

·      Guru memberikan waktu pada murid untuk mengamati gambar tersebut dan guru meminta beberapa murid menyampaikan hasil pengamatannya. (Diferensiasi proses).

·       Guru memetakan kebutuhan belajar murid berdasarkan kesiapan belajar (Readiness), berdasarkan pengetahuan yang dimiliki masing-masing murid tentang garis dan sudut.  (Diferensiasi proses)

·       Guru memetakan belajar murid berdasarkan kesiapan belajarnya. (Diferensiasi proses)

·       Kesatu, murid telah memahami dan mampu menyebutkan dan menuliskan jenis-jenis garis dan sudut, mereka diminta menyelesaikan LKS garis dan sudut yang ditentukan sendiri. Murid akan diminta untuk bekerja secara mandiri dan saling memeriksa pekerjaan masing-masing.

·       Kedua, murid hanya bisa sebagian menyebutkan dan menuliskan jenis-jenis garis dan sudut. Murid mendalami materi garis dan sudut dari proyek yang disepakati kelompoknya secara berkelompok dengan mengerjakan LKS. Jika mengalami kesulitan, murid diminta menanyakan kepada beberapa teman yang dianggap lebih menguasai sebelum bertanya langsung pafa guru. Murid diberi keluasaan untuk saling berbagi pemahaman dan pengetahuan. Guru akan sesekali mengunjungi ke kelompok ini untuk memastikan tidak ada miskonsepsi.

·       Ketiga, peserta belum mampu menyebutkan dan menuliskan. Murid akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang tentang kedudukan dua garis (sejajar, berimpit, berpotongan) dalam bentuk tabel dan bagaimana cara membagi garis menjadi beberapa bagian sama panjang sambil mengerjakan LKS. Guru akan memberikan scaffolding dalam proses ini. (Diferensiasi proses)

·       Sebelum mengerjakan LKS, guru mengajak murid untuk melakukan kegiatan STOP agar murid merasa rileks dan semangat dalam melakukan pembelajaran dengan langkah-langkah:

a)      Anak-anak silahkan untuk berhenti dari aktivitas yang kita lakukan.  Sekarang coba lakukan duduk tanpa menyender di kursi, badan ditegakkan tapi dalam keadaan rileks. Usahakan bahu sejajar antara kanan dan kiri, telapak tangan diletakkan di paha dengan punggung tangan menghadap ke atas.

b)      Selanjutnya setelah kalian merasa nyaman, silahkan hirup udara melalui hidung, rasakan udara yang masuk, kemudian buang udara secara perlahan dan rasakan udara hangat yang keluar dari hidung.

c)      Kemudian kalian rasakan ketika menghirup udara, perut mengempis, dan ketika membuang nafas perut mengembang.

d)     Silahkan rasakan jika ada yang kurang nyaman di tubuh, untuk konsentrasi kita bisa menyembuhkan sehingga bisa membuat kita nyaman.

e)      Anak-anak silahkan lakukan gerakan ini sebanyak 3 kali.

f)       Silahkan kalian rasakan sampai kalian merasa segar kembali.

g)      Baiklah anak-anak, setelah kalian tadi melakukan Teknik Mindfulness badan kita sudah fresh kembali, mari kita lanjutkan kembali aktifitas belajar kita dengan penuh semangat. (Kesadaran diri – pengenalan emosi)

·      Murid mengerjakan LKS secara berdiskusi. Sebelum dilaksanakan diskusi, guru mengingatkan kesepakatan kelas agar ketika berdiskusi setiap murid saling menghargai temannya dan dengan senang hati membantu temannya yang bekum memahami. (Kesadaran social – keterampilan berempati)

·      Guru memahamkan murid agar saling menghargai perbedaan pendapat dan berbagi pengetahuan ketika berdiskusi. (Kesadaran social – keterampilan berempati)

·      Sebagai produk pembelajaran, murid diminta untuk menyajikan laporan hasil diskusi secara langsung yang telah ditulis di LKS dan membuat laporan hasil diskusi dalam berupa gambar, tulisan, rekaman presentasi, infografis dan poster dengan kreatif dan inovatif. (Guru melakukan diferensiasi produk berdasarkan kesiapan/readiness)

·      Murid dapat mengumpulkan hasil pekerjaannya kepada guru melalui WA atau google classroom.

Penutup

·      Guru memberikan umpan balik dan apresiasi atas semua atas semua usaha murid dalam proses pembelajaran.

·      Guru beserta murid melakukan refleksi kebermaknaan pembelajaran hari ini.

·      Guru meminta murid untuk mengerjakan penilaian harian yang ada di buku pendamping di rumah. (Mandiri)

·       Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan terimakasih, doa setelah belajar dan salam penutup.

 

G. Penilaian

Tehnik Penilaian

1)      Penilaian Sikap : Observasi (jurnal) , Penilaian diri, Penilaian antar teman. (Terlampir)

2)      Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis (Terlampir)

3)      Penilaian Keterampilan : Produk/ Kinerja / presentasi, Portofolio (Terlampir)

 

 

 

Bantarkawung,...……….2022

 


Mengetahui,  Kepala Sekolah                                                     Guru Mata Pelajaran


 

 

  

Lis Gunarto Pujihartono, S.Pd. M.M.                                 Ratri Gita Wulandari, S.Pd.  NIP 19630812 198903 1 015                                                                NIP 19790220 201409 2 001

 

 

 


Komentar